PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) mencatat sebanyak 3.439 pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 yang tersebar di berbagai program studi jenjang diploma, sarjana, magister hingga doktor.

Direktur Direktorat Alumni dan Kemahasiswaan (DAKA) UMPR Miftahurrizqi mengatakan, capaian tersebut menjadi modal bagi perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, kapasitas mahasiswa dan layanan kemahasiswaan.

“Kami terus memastikan proses penerimaan dan layanan kemahasiswaan berjalan informatif, mudah, dan memberikan pengalaman yang baik sejak calon mahasiswa mendaftar hingga menjadi bagian dari keluarga besar UMPR,” katanya di Palangka Raya, Jumat, 28 Agustus 2026.

Jumlah pendaftar tahun ini mengalami penurunan sekitar 7,05 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 3.700 orang. Meski demikian, UMPR menilai angka tersebut tetap menunjukkan kepercayaan masyarakat di tengah persaingan perguruan tinggi swasta.

“Jumlah tersebut tetap menunjukkan UMPR memiliki daya tarik di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin dinamis. Terlebih, UMPR saat ini memiliki sekitar 43 program studi dengan pilihan bidang keilmuan yang semakin beragam,” ujarnya.

Sejumlah program studi mencatat minat cukup tinggi. Pada Fakultas Bisnis dan Informatika, S1 Manajemen menerima 432 pendaftar, S1 Ilmu Komputer 146 orang, S1 Sistem Informasi 108 orang dan S1 Bisnis Digital 55 orang.

Pada Fakultas Ilmu Politik, Ilmu Sosial, Administrasi dan Komunikasi, S1 Administrasi Publik mencatat 379 pendaftar dan S1 Ilmu Komunikasi 143 orang.

Sementara di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) diminati 335 pendaftar.

Bidang kesehatan juga menjadi pilihan calon mahasiswa. S1 Kedokteran mencatat 143 pendaftar, S1 Kedokteran Gigi 51 orang, D3 Farmasi 157 orang, S1 Farmasi 44 orang, S1 Gizi 69 orang dan D4 Manajemen Informasi Kesehatan 41 orang.

Program Teknologi Laboratorium Medis pada jenjang D3 dan D4 masing-masing mencatat 38 dan 70 pendaftar.

Program studi lainnya antara lain S1 Psikologi dengan 125 pendaftar, S1 Hukum 159 orang, S1 Teknik Sipil 169 orang, S1 Teknik Lingkungan 79 orang, S1 Agroteknologi 108 orang dan S1 Kehutanan 91 orang.

Pada jenjang pascasarjana, S2 Administrasi Publik mencatat 148 pendaftar, S2 Pendidikan Dasar 65 orang, S2 Pedagogi 19 orang, S2 Ilmu Pertanian dan S2 Pendidikan Agama Islam masing-masing 10 orang, serta S3 Pendidikan sebanyak 13 orang.

Miftahurrizqi menambahkan, UMPR juga terus mengembangkan kelembagaan dan program pendidikan, salah satunya melalui pengembangan Akademi Komunitas pada jenjang Diploma Satu (D1).

Wakil Rektor III UMPR Bidang Kemahasiswaan Guntur Satrio Pratomo mengatakan, kepercayaan masyarakat tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan dan pengembangan mahasiswa selama menjalani pendidikan.

“Kepercayaan tersebut menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas dan memberikan pengalaman pendidikan yang baik,” katanya.

Menurutnya, UMPR tidak hanya mengejar jumlah mahasiswa, tetapi juga memperkuat pengembangan minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, prestasi hingga kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.

“Yang kami bangun bukan sekadar bagaimana mahasiswa masuk ke UMPR, tetapi bagaimana mereka berkembang selama menjadi mahasiswa. Layanan kemahasiswaan, pengembangan minat dan bakat, organisasi mahasiswa, prestasi hingga kesiapan menghadapi dunia kerja menjadi bagian yang terus kami perkuat,” ujarnya.

UMPR juga berkomitmen mengembangkan program studi yang sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia kerja serta menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong mahasiswa berkembang dan berprestasi.