BORNEONEWS, Buntok - Tiongkok mendominasi tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Barito Selatan (Barsel).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Barsel Fajar mengatakan, dari 18 TKA yang bekerja di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus, 14 di antaranya dari Tiongkok.

"Ke 18 TKA ini semuannya terdaftar di Disnakertrans. 14 orang merupakan berkebangsaan Tiongkok," kata Fajar kepada Borneonews, Jumat (13/1/2017).

Pekerja asal Tiongkok itu semuanya bekerja pada perusahaan karet PT Bumi Asri Pasaman (BAP).

Sementara itu, empat tenaga asing sisanya berasal Malaysia satu orang, Filipina satu orang, dan India dua orang.

"Izin mereka semua masih hidup (berlaku) sampai dengan Febuari 2017," ucap Fajar.

Izin yang dimaksud di antaranya KITAS dan IMTA. Bila ingin tetap bekerja di Barsel, ke-18 TKA itu harus memperpanjang semua perizinan pada Febuari mendatang.

"Jika tidak mereka tidak bisa bekerja lagi, sebutnya. (URIUTU DJAPER/B-3)