JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah kota besar di Indonesia mengalami hujan, kabut asap hingga udara kabur pada Jumat, 28 Agustus 2026. Palangka Raya termasuk wilayah yang diprediksi mengalami udara kabur.

Prakirawan BMKG Ranika Dwi mengatakan, masyarakat perlu mewaspadai dinamika atmosfer yang dapat memicu hujan sekaligus gangguan jarak pandang di sejumlah daerah.

“Diwaspadai terdapat potensi hujan sedang di Nabire, serta hujan ringan di Medan, Jambi, Bengkulu, Tanjung Selor, Mamuju, Palu, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke,” kata Ranika dalam pembaruan informasi cuaca BMKG.

Menurut BMKG, pertumbuhan awan hujan dipengaruhi terbentuknya daerah perlambatan angin atau konvergensi serta pertemuan angin atau konfluensi.

Kondisi tersebut terpantau membentang dari wilayah barat hingga timur Indonesia, termasuk Selat Malaka, Laut Natuna Utara, Selat Makassar hingga Samudra Pasifik di utara Papua.

Selain potensi hujan, BMKG memprakirakan asap atau kabut berpeluang muncul di Bandar Lampung, Pontianak dan Manokwari.

Sementara fenomena udara kabur diprediksi terjadi di Pekanbaru, Padang, Palembang, Palangka Raya, Banjarmasin dan Ternate.

Adapun Banda Aceh, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Samarinda, sebagian besar Pulau Jawa, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ambon dan Sorong diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan tebal.

BMKG mengingatkan masyarakat tetap mengantisipasi perubahan kondisi cuaca dan memperbarui informasi perkembangan atmosfer melalui kanal resmi BMKG.

ANTARA