BORNEONEWS, Palangka Raya - Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat atau PEKA tidak hanya memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan kewirausahaan dan pengembangan usaha.
Rangkaian kegiatan tersebut melibatkan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya, Rumah BUMN Palangka Raya dan Pemerintah Daerah sebagai bagian dari penguatan sinergi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan pemahaman mengenai program BPJS Ketenagakerjaan serta Aplikasi Perisai," kata Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah yang dalam hal ini diwakili Manajer Bidang Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Ika Budhi Pratiwi dalam rilisnya pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Aplikasi tersebut diperkenalkan sebagai salah satu sarana untuk memperluas kepesertaan sekaligus akses masyarakat terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Sementara itu, Rumah BUMN Palangka Raya memberikan materi mengenai kewirausahaan dan pengembangan usaha. Edukasi kemudian dilanjutkan dengan praktik pengolahan produk sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga pengalaman langsung.
"Rangkaian edukasi dan praktik ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola keuangan sekaligus mengembangkan keterampilan usaha," tambah Ika Budhi.
Bekal tersebut menjadi modal penting untuk menciptakan peluang pendapatan dan memperkuat kemandirian ekonomi.
Kolaborasi lintas lembaga dinilai menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Melalui sinergi antara OJK, BPJS Ketenagakerjaan, Rumah BUMN dan pemerintah daerah, Penerima Manfaat diharapkan semakin mandiri, produktif dan memiliki daya saing.
"Program PEKA diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mendorong Penerima Manfaat untuk terus mengembangkan kapasitas dan potensi ekonomi yang dimiliki," tuturnya.
Dengan keterampilan dan pemahaman yang semakin baik, mereka diharapkan mampu meningkatkan pendapatan serta membangun kemandirian secara berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/j)









