BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah dengan menyiapkan personel terlatih di setiap regional perusahaan.
Dept. Head Sustainability PT SSMS Tbk, Andri Najiburrahman, Jumat, 28 Agustus 2026 mengatakan setiap regional SSMS memiliki Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Darkhutla) yang terdiri dari 15 personel.
"Ketika terjadi kebakaran, waktu menjadi sangat penting. Karena itu, kami menyiapkan personel yang terlatih dan sarana yang dapat digerakkan ketika dibutuhkan," jelas Andri Najiburrahman.
Menurut Andri Najiburrahman, para personel tersebut telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi penanggulangan kebakaran. Mereka juga didukung dengan sarana dan prasarana pemadaman yang disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat.
"Harapannya, kapasitas yang kami miliki dapat ikut memperkuat upaya bersama agar api tidak berkembang lebih luas," jelas Andri Najiburrahman.
Andri Najiburrahman menjelaskan, Satgas Darkhutla tersebut dapat dimobilisasi apabila terdapat permintaan atau kebutuhan personel dalam penanganan karhutla di lapangan.
Ia menegaskan, kesiapan tersebut merupakan bagian dari upaya SSMS memperkuat respons bersama dengan pemerintah, aparat, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.
"Kebutuhan setiap lokasi bisa berbeda. Ada yang membutuhkan tambahan personel, peralatan, atau sumber air. Karena itu, kami berupaya menyesuaikan dukungan dengan kebutuhan di lapangan agar dapat membantu operasi berjalan secara optimal," jelas Andri Najiburrahman.
Selain personel, lanjut Andri Najiburrahman, SSMS juga menyiapkan berbagai sarana pemadaman serta dukungan air dan logistik yang dapat digunakan sesuai kebutuhan di lapangan.
"Langkah ini dianggap penting mengingat risiko karhutla meningkat selama periode kemarau. Terlebih, sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah memiliki kawasan gambut yang membutuhkan penanganan cepat dan berkelanjutan ketika terjadi kebakaran. Kesiapan personel dan sarana tersebut, SSMS berupaya memperkuat kapasitas penanggulangan karhutla sekaligus mendukung upaya bersama mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas," jelas Andri Najiburrahman. (WAHYU KRIDA/y)









