PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kondisi bangunan utama Puskesmas Tangkiling menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan reses perseorangan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh.

Plt. Kepala UPTD Puskesmas Tangkiling, Syaripudin, mengatakan bangunan utama puskesmas telah berdiri sejak 2007 sehingga membutuhkan rehabilitasi untuk menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Bangunan utama ini sudah berdiri sejak 2007. Karena itu, kami membutuhkan rehabilitasi agar fasilitas yang ada dapat memenuhi standar pelayanan Kementerian Kesehatan,” ujar Syaripudin pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Menurutnya, kebutuhan rehabilitasi menjadi semakin penting mengingat Puskesmas Tangkiling setiap hari melayani sekitar 40 hingga 50 pasien. Selain pelayanan rawat jalan, fasilitas Unit Gawat Darurat (UGD) juga beroperasi selama 24 jam.

Syaripudin mengatakan Puskesmas Tangkiling juga banyak menerima pasien rujukan dari luar wilayah. Namun, kondisi tersebut belum didukung dengan fasilitas ruang rawat inap yang memadai.

Untuk meningkatkan standar pelayanan, pihak puskesmas mengusulkan rehabilitasi bangunan sekaligus pembangunan ruang rawat inap. Kebutuhan anggaran untuk memenuhi standar tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp9 miliar.

“Aspirasi dan kebutuhan ini sudah kami usulkan melalui Pemerintah Kota untuk diteruskan ke Kementerian Kesehatan. Kami berharap ada dukungan untuk mendorong agar usulan ini bisa direalisasikan,” katanya.

Faridawaty mengatakan kebutuhan peningkatan fasilitas Puskesmas Tangkiling akan menjadi salah satu catatan penting dalam hasil reses. Ia menilai sarana kesehatan yang layak sangat diperlukan untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

“Kita akan melihat dan mendorong bagaimana kebutuhan Puskesmas Tangkiling ini bisa mendapat perhatian. Pelayanan kesehatan harus didukung fasilitas yang memadai agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik,” kata Faridawaty. (MARINI/H)