PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketersediaan tenaga kesehatan di Puskesmas Tangkiling masih menjadi salah satu kebutuhan yang disampaikan saat kunjungan reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh.

Plt Kepala UPTD Puskesmas Tangkiling, Syaripudin, mengatakan saat ini puskesmas hanya memiliki dua dokter berstatus PNS, satu dokter P3K dan satu tenaga lainnya.

“Untuk tenaga dokter saat ini ada dua PNS dan satu P3K, sementara kebutuhan tenaga kesehatan sesuai standar masih sekitar 14 orang,” ujar Syaripudin pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Menurutnya, keterbatasan tenaga tersebut menjadi tantangan dalam memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat. Terlebih, Puskesmas Tangkiling melayani sekitar 40 hingga 50 pasien setiap hari dan memiliki layanan Unit Gawat Darurat (UGD) selama 24 jam.

Syaripudin berharap penambahan tenaga kesehatan dapat dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan standar pelayanan puskesmas.

Ia menyebut kebutuhan tenaga tidak hanya dokter, tetapi juga tenaga kesehatan lingkungan, fisioterapis medis, psikolog atau terapis, serta tenaga medis lainnya.

Aspirasi tersebut disampaikan kepada Faridawaty untuk menjadi bagian dari catatan hasil reses. Penambahan tenaga dinilai penting agar beban pelayanan dapat terbagi dan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih maksimal.

Faridawaty mengatakan kebutuhan tenaga kesehatan akan menjadi perhatian dalam tindak lanjut hasil reses. “Kita catat kebutuhan tenaga kesehatan ini. Jangan sampai fasilitas pelayanan sudah ada, tetapi tenaga yang menjalankan pelayanan masih terbatas,” ujarnya. (MARINI/H)