PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Fakultas Ekonomi dan Bisnis atau FEB Universitas Palangka Raya atau UPR terus mendorong penguatan kesiapan finansial generasi muda di tengah perkembangan ekonomi digital.

Upaya tersebut diwujudkan salah satunya melalui pelatihan bertajuk “Penguatan Kesiapan Finansial Generasi Muda Melalui Pelatihan Literasi Pasar Modal dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi Digital Tahun 2026” yang diselenggarakan di Gedung PPIG UPR pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Dengan diketuai oleh Muhamad Ruzaini Abdi, S.E., M.Si., dengan anggota Agustina Muliyani, SE, MM, Indah Nur Oktavia, S.S., M.Si., Rosi Kurnia Sari, dan Maya Nur Andini, pelatihan tersebut diikuti 55 mahasiswa dan tiga dosen FEB UPR.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya institusi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan akademik dan profesional," kata Ruzaini dalam rilisnya kepada Borneonews pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Literasi pasar modal dinilai penting agar generasi muda memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mengelola keuangan dan menghadapi perubahan ekonomi berbasis digital.

“Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan akademik dan profesional,” tambahnya.

FEB UPR juga menegaskan kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen institusi dalam mendukung peningkatan kompetensi dan daya saing lulusan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Materi pelatihan menghadirkan narasumber dari dunia pasar modal, yakni Kepala Kantor Wilayah Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalimantan Tengah Stepanus Cahyanto Kristiadi, Deputi Kepala Wilayah Kantor Perwakilan BEI Kalimantan Tengah, Randy Perdana PS, MM, CFP, CIB, CSA serta Branch Representatif PT Phintraco Sekuritas Nur Adhayani. (TESTI PRISCILLA/H)