BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kabut asap pekat melanda Kuala Kapuas dan sejumlah wilayah sekitarnya, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Jumat pagi, 28 Agustus 2026. Kondisi tersebut membuat jarak pandang pengendara terbatas dan bervariasi di sejumlah ruas jalan.
Kondisi cukup parah dilaporkan terjadi di ruas Trans Kalimantan Kilometer 3, kawasan Anjir, menuju Kuala Kapuas. Di sejumlah titik, jarak pandang hanya sekitar belasan meter sehingga pengendara harus meningkatkan kewaspadaan saat melintas.
Sejumlah pengendara terlihat menyalakan lampu kendaraan untuk membantu memperjelas pandangan. Klakson dan lampu sein juga digunakan sebagai tanda keberadaan kendaraan ketika jarak pandang terbatas akibat pekatnya asap.
“Untuk kondisi dari Km 3 Anjir arah Kuala Kapuas lagi kabut tebal,” lapor salah seorang warga kepada jejaring relawan, Jumat pagi. Laporan tersebut disertai dokumentasi kondisi jalan yang menunjukkan tebalnya kabut asap di sepanjang jalur.
Kemunculan kabut asap ini terjadi seiring meningkatnya laporan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah sekitar Kuala Kapuas dalam sepekan terakhir. Asap dari kebakaran lahan membuat kondisi udara di sejumlah kawasan semakin terganggu.
Memasuki siang hari, kondisi kabut mulai berkurang. Namun, asap pekat masih terasa di sejumlah titik, terutama saat perjalanan menuju wilayah luar Kota Kuala Kapuas. Di tengah kondisi tersebut, semakin banyak warga yang terlihat mulai mengenakan masker untuk mengurangi paparan asap. (SABRIANOOR/H)









