BORNEONEWS, Palangka Raya - Damang Pahandut, Marcos S Tuwan, memperingatkan adanya potensi penyebaran paham radikal di kampus-kampus di Palangka Raya. Rektorat dan segenap pihak diharapkan untuk lebih peka.

"Kita harap rektorat untuk memperhatikan kepengurusan organ-organ kampus, dan lebih mengawasi kegiatan yang berpotensi untuk disusupi paham radikal," kata Marcos, Jumat (13/1/2017).

Menurut dia, kampus bisa jadi lahan yang bagus untuk dituai bibit radikalisme. Target utama adalah mahasiswa melalui kegiatan-kegiatan yang disamarkan.

Menurut Marcos, beberapa contoh bahkan menunjukan kalau paham radikal dianut kalangan anak-anak muda yang memiliki nilai akademik sangat bagus. Bahkan umumnya belajar di sekolah atau perguruan tinggi favorit yang menjadi gudangnya anak-anak cerdas. Darisitu, kata dia, dapat dilihat bahwa perlu peran bersama untuk menangkal radikalisasi tumbuh subur.

Meski tidak menyebutkan organisasinya dengan gamblang, Marcos menyebut, sejumlah organisasi disinyalir berhaluan radikal aktif melakukan kegiatan di kampus-kampus. Bahkan mulai memasukan agen-agennya ke organ-organ dan gerakan mahasiswa sebagai bentuk eksistensi. (RONI SAHALA/B-2)