KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Kabut asap tebal menyelimuti Jalan Trans Kalimantan di wilayah Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Sabtu, 29 Agustus 2026. Kondisi tersebut membuat jarak pandang pengendara di jalur utama penghubung Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan sangat terbatas.

Informasi warga menyebutkan, kabut asap mulai terasa parah sejak sekitar pukul 05.00 WIB. Kondisi serupa dilaporkan terjadi di sejumlah titik, mulai dari kawasan Jembatan Pulau Petak hingga mendekati wilayah Kalimantan Selatan.

Kabut asap dilaporkan semakin tebal di kawasan perbatasan Kalteng-Kalsel, khususnya di Jalan Trans Kalimantan Km 11 hingga Km 18. Kondisi tersebut bertahan hingga sekitar pukul 08.00 WIB dan mengganggu aktivitas kendaraan yang melintas.

Seorang pengendara, Ari, mengatakan jarak pandang saat melintas di sekitar Km 14 sangat terbatas. Bahkan, kendaraan yang berada beberapa meter di depannya nyaris tidak terlihat dengan jelas.

"Satu buah mobil di depan saja yang bisa terlihat," ucapnya.

Menurut Ari, jarak pandang diperkirakan tidak lebih dari 10 meter. Kondisi itu membuat pengendara harus mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan karena kendaraan dari arah berlawanan maupun yang berada di depan sulit terlihat.

Selain membatasi jarak pandang, kabut asap juga menyebabkan arus lalu lintas melambat. Kendaraan yang melintas di jalur vital antarprovinsi tersebut terpaksa berjalan pelan dan berhati-hati sehingga terjadi antrean serta kemacetan di sejumlah titik.

"Ini kondisi kabut asap terparah selama kemarau ini," tambah Ari. (SABRIANOOR/H)