BORNEONEWS, Palangka Raya – Program pertukaran mahasiswa menjadi salah satu peluang yang dapat dikembangkan dalam kerja sama antara Universitas Sumatera Utara (USU) dan Vytautas Magnus University (VMU), Lithuania.
Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan Prof. Rahmawaty, S.Hut., M.Si., Ph.D., dengan Acting Chancellor VMU dan Koordinator Internasional Exchange Students VMU pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut membahas kerja sama USU dan VMU sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan akademik internasional Prof. Rahmawaty di VMU.
Prof Rahmawaty mengatakan, pihak VMU memberikan sambutan positif terhadap rencana kerja sama dengan USU dan akan segera memproses dokumen yang diperlukan.
“Dalam pertemuan tadi kami membahas kerja sama USU dan VMU. Mereka sangat menyambut baik dan akan segera memproses dokumen kerja sama,” ujar Prof Rahmawaty kepada Borneonews pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Prof Rahmawaty juga mengikuti pertemuan dengan mahasiswa pertukaran pelajar dari berbagai negara. Salah satunya adalah mahasiswa asal Indonesia, Rahmi Nurul Andhini dari Faculty of Human Ecology, IPB University.
Rahmi saat ini mengikuti program pertukaran mahasiswa dan akan menjalani kegiatan belajar di VMU selama satu semester. Ia menjadi mahasiswa Indonesia kedua yang mengikuti perkuliahan di VMU melalui program pertukaran.
Prof Rahmawaty mengatakan, pengalaman tersebut menunjukkan pentingnya membangun jejaring dan kerja sama internasional bagi perguruan tinggi Indonesia.
“Program pertukaran mahasiswa bisa menjadi salah satu bentuk kerja sama yang memberikan manfaat langsung kepada mahasiswa,” katanya.
Selain pertukaran mahasiswa, kerja sama USU dan VMU juga berpeluang mencakup penelitian bersama, publikasi internasional, pertukaran dosen serta berbagai kegiatan akademik lainnya.
Prof Rahmawaty berharap proses kerja sama yang sedang dipersiapkan dapat segera terealisasi dan memberikan ruang yang lebih luas bagi sivitas akademika USU untuk terlibat dalam kegiatan internasional.
“Semoga kerja sama ini segera terealisasi dan semakin banyak peluang yang bisa dibuka, terutama untuk mahasiswa dan dosen,” pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/j)









