PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Tajuddin Noor mengajak peserta Pengajian Rutin Muslimah menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika menghadapi perlakuan yang tidak baik dari orang lain.

Pesan tersebut disampaikan Tajuddin dalam tausiyah pada Pengajian Rutin Muslimah yang dirangkaikan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah.

Tajuddin mengatakan meneladani Rasulullah SAW tidak cukup hanya melalui ucapan, tetapi harus diwujudkan dalam perbuatan.

“Meneladani Rasulullah SAW tidak cukup hanya melalui ucapan, tetapi harus diwujudkan dalam perbuatan. Ketika mendapatkan perlakuan yang kurang baik, kita diajarkan untuk tidak membalasnya dengan keburukan,” tutur Tajuddin di Istana Isen Mulang, seperti dikutip borneonews pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Ia mengibaratkan manusia dengan tanah yang meskipun diinjak dan dicangkul tetap memberikan manfaat dengan menumbuhkan tanaman dan menghasilkan buah.

Tajuddin juga menekankan pentingnya keikhlasan dalam setiap amal dengan menjadikan rida Allah SWT sebagai tujuan utama.

“Setiap amal hendaknya dilakukan dengan tulus karena Allah SWT, bukan untuk memperoleh pujian atau pengakuan dari orang lain. Apa yang telah kita lakukan untuk membantu dan memberikan manfaat kepada sesama juga tidak perlu diungkit kembali,” pungkas Tajuddin.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh qariah Nofa Hidayah Aini dan diharapkan memperkuat keimanan, kepedulian sosial, serta silaturahmi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/j)