TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 924/Uria Mapas, Prada M Khoirul Zukron, kembali mengukir prestasi di ajang olahraga. Ia berhasil merebut podium pertama kategori Men Elit dalam Banua Duathlon Challenge #4 Tahun 2026 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Prestasi tersebut diraih setelah Prada Khoirul menuntaskan rangkaian perlombaan dengan total jarak 52 kilometer. Ia harus melewati tiga tahapan yang menguras stamina, yakni lari 8 kilometer, bersepeda 40 kilometer, kemudian kembali berlari sejauh 4 kilometer hingga mencapai garis finis.

Kemampuan menjaga stamina dan konsentrasi menjadi tantangan tersendiri dalam nomor duathlon. Setelah mengerahkan tenaga pada sesi lari dan bersepeda, peserta masih harus mempertahankan kecepatan untuk menyelesaikan lari terakhir.

Prada Khoirul mampu melewati seluruh tahapan tersebut hingga menjadi peserta tercepat di kategori Men Elit. Capaian ini sekaligus membawa nama Yonif TP 924/Uria Mapas ke posisi teratas dalam salah satu ajang duathlon yang digelar di Kalimantan Selatan.

Komandan Yonif TP 924/Uria Mapas, Letkol Wahyu Hariatmoko, mengapresiasi keberhasilan Prada Khoirul. Menurutnya, prestasi tersebut tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam olahraga, tetapi juga mencerminkan kedisiplinan dan daya tahan fisik seorang prajurit.

“Prestasi Prada M. Khoirul Zukron menjadi kebanggaan bagi satuan. Capaian ini menunjukkan semangat juang, disiplin, serta ketahanan fisik yang dimiliki prajurit Yonif TP 924/Uria Mapas,” ujar Letkol Wahyu Hariatmoko, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Ia mengatakan kondisi fisik yang prima merupakan salah satu modal penting bagi prajurit dalam menjalankan tugas. Karena itu, kegiatan olahraga dan kompetisi menjadi bagian penting untuk menjaga sekaligus mengukur kemampuan fisik personel.

“Keikutsertaan prajurit dalam kompetisi seperti ini tidak hanya mengejar kemenangan. Ajang ini juga menguji kemampuan, membentuk mental bertanding, dan mendorong prajurit lain untuk terus meningkatkan kemampuan,” katanya.

Banua Duathlon Challenge #4 Tahun 2026 digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan pada 28–29 Agustus 2026. Perlombaan berlangsung di kawasan Kebun Raya Banua dan sekitar Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru.

Panitia menerapkan peraturan dan regulasi World Triathlon dalam pelaksanaan perlombaan. Regulasi tersebut menuntut peserta memiliki kesiapan fisik, kemampuan teknis, konsentrasi, serta daya tahan untuk menyelesaikan seluruh tahapan perlombaan.

Bagi Yonif TP 924/Uria Mapas, keberhasilan Prada Khoirul menjadi capaian yang sekaligus memperlihatkan hasil pembinaan kebugaran dan semangat kompetitif prajurit. Prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada keberhasilan individu, tetapi dapat menular kepada personel lainnya.

Letkol Wahyu Hariatmoko berharap capaian Prada Khoirul menjadi pemacu bagi prajurit lain untuk terus mengembangkan kemampuan melalui berbagai bidang olahraga.

“Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik. Kami berharap semakin banyak prajurit yang mampu mengembangkan potensi dan mengharumkan nama satuan melalui prestasi,” pungkasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)