PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Faridawaty Darland Atjeh mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah menyusul kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin tebal di Kota Palangka Raya, Minggu, 30 Agustus 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu jarak pandang dan aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi berdampak terhadap kesehatan, terutama anak-anak, lansia dan kelompok rentan.

“Saya sedih melihat kondisi kabut asap yang semakin tebal. Situasi seperti ini tentu sangat mengkhawatirkan karena masyarakat harus menghirup udara yang kualitasnya tidak baik,” ujar Faridawaty.

Ia meminta masyarakat tidak memaksakan diri beraktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki keperluan mendesak.

“Kalau tidak ada keperluan yang penting, sebaiknya jangan keluar rumah dulu. Mari kita jaga kesehatan, terutama anak-anak dan orang tua,” katanya.

Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, Faridawaty mengingatkan agar menggunakan masker untuk membantu mengurangi paparan asap.

Ia juga berharap penanganan karhutla terus ditingkatkan agar titik-titik api dapat segera dikendalikan dan kondisi udara di Palangka Raya kembali membaik.

“Semoga kondisi ini segera teratasi. Yang paling penting sekarang keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya. (MARINI/j)