KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk Fuso dan bus pariwisata terjadi di ruas Jalan Gubernur Syarkawi atau Tol Lingkar Selatan, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu, 30 Agustus 2026. Truk Fuso menabrak bagian belakang bus yang diduga hendak menepi di tengah kondisi jarak pandang terbatas akibat kabut asap.

Informasi dihimpun dari jejaring relawan, saat kejadian kondisi di lokasi diselimuti kabut asap cukup pekat. Pascabenturan, bagian depan truk masih menempel pada buritan bus dengan kedua kendaraan berada di area jalan.

Sejumlah kendaraan lain yang melintas di ruas tersebut juga dilaporkan memilih memperlambat laju hingga berhenti sementara. Kondisi itu dilakukan karena jarak pandang pengemudi menjadi terbatas akibat kabut asap yang menyelimuti kawasan tersebut.

Husaini, warga yang berada di sekitar lokasi, mengatakan bus diduga hendak menepi karena kondisi pandangan yang terganggu. Namun, dari arah belakang melaju truk Fuso yang diduga tidak sempat melihat keberadaan bus.

"Mungkin karena kabut tebal, si sopir bermaksud menepi. Namun ada truk dari belakang yang pandangannya terhalang," ungkap Husaini.

Benturan cukup keras terjadi ketika truk menghantam bagian belakang bus. Akibatnya, buritan bus pariwisata mengalami kerusakan dan penyok, sedangkan bagian depan truk Fuso juga mengalami kerusakan cukup berat. Kaca depan truk dilaporkan pecah dan berserakan.

Benturan tersebut sempat memicu kepanikan di dalam bus. Sejumlah penumpang histeris setelah kecelakaan terjadi. Meski demikian, sebagian besar penumpang berhasil selamat.

Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan maupun identitas para pengemudi dan penumpang yang terlibat. Kondisi kabut asap dan jarak pandang terbatas menjadi dugaan awal yang disebut warga, sementara penanganan serta penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan kronologi dan faktor penyebab kecelakaan. (SABRIANOOR/j)