BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah atau Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau langsung kondisi kawasan Catholic Center Keuskupan Palangka Raya pada Minggu siang, 30 Agustus 2026, setelah kawasan tersebut dilanda kebakaran hebat pada Sabtu malam, 29 Agustus 2026.
Kapolda Kalteng datang didampingi Uskup Palangka Raya, Mgr Aloysius Maryadi Sutrisnaatmaka, MSF dan Direktur Catholic Center, Pastor Danang Widhi Anggoro sembari memberikan beberapa keterangan terkait kebakaran tadi malam. Dalam peninjauan tersebut, ketiganya melihat langsung kondisi sejumlah lokasi yang terdampak kebakaran, di antaranya Gua Maria, SMAK Aloysius dan Susteran MCSFM.
Meski kebakaran besar telah berhasil ditangani, hingga Minggu siang masih terdapat sejumlah titik api kecil. Tim pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.
Dalam peninjauan itu, Kapolda Kalteng juga menyampaikan pentingnya langkah pencegahan untuk mengantisipasi apabila kebakaran kembali terjadi di kawasan Catholic Center.
"Ke depan saran saya Bapa Uskup perlu dibangun sumur-sumur bor di sekitaran Catholic Center supaya jika ada kebakaran lagi kita bisa cepat mendapatkan air untuk pemadaman," saran Kapolda kepada Bapa Uskup yang diterima dengan baik.
Keberadaan sumber air tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
"Dengan adanya sumur bor, petugas pemadam dapat memperoleh pasokan air secara langsung di sekitar lokasi sehingga tidak perlu berulang kali keluar kawasan untuk mengambil atau mengisi air," tambahnya.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat kawasan Catholic Center dikelilingi bentangan hutan yang cukup luas. Kondisi angin yang kencang juga dapat membuat api bergerak cepat dan mengancam bangunan di dalam kawasan.
Usulan penyediaan sumur bor tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bersama, sehingga penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat apabila kejadian serupa kembali terjadi.
Sebelumnya, kebakaran besar pada Sabtu malam mengepung kawasan Catholic Center dan menyerang sejumlah bangunan. SMAK Aloysius yang memiliki asrama putra dan putri juga terdampak, sehingga puluhan anak asrama putri harus dievakuasi untuk menghindari ancaman kobaran api. (TESTI PRISCILLA/y)









