TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Waktu 33 menit 12 detik menjadi penanda keberhasilan Melki Sara Simon Pananto menaklukkan lintasan 10 kilometer di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu, 30 Agustus 2026. Pelari asal Desa Wuran, Kabupaten Barito Timur tersebut tampil sebagai yang tercepat dan meraih Juara I kategori Men Open.

Melki menyelesaikan perlombaan yang berlangsung di kawasan Kebun Raya Banua dan area Kantor Gubernur Kalimantan Selatan dengan performa yang impresif. Catatan waktu 33 menit 12 detik mengantarkannya ke posisi teratas sekaligus menempatkan nama Barito Timur di podium tertinggi kompetisi lari tersebut.

Capaian itu menjadi kebanggaan tersendiri karena Melki bukan datang dari pusat pembinaan olahraga di kota besar. Ia merupakan putra asli Desa Wuran, Barito Timur, yang mampu membawa kemampuan terbaiknya ke arena perlombaan di luar daerah.

Di lintasan, kemampuan menjaga tempo menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan Melki. Menempuh jarak 10 kilometer membutuhkan ketahanan fisik dan pengaturan tenaga yang matang agar kecepatan dapat dipertahankan hingga garis finis.

"Yang pasti saya bersyukur bisa menyelesaikan lomba dengan hasil terbaik. Saya juga bangga bisa membawa nama Barito Timur dan Desa Wuran di Banjarbaru," ujar Melki usai perlombaan.

Bagi Barito Timur, kemenangan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar tambahan gelar bagi seorang atlet. Prestasi Melki menunjukkan bahwa daerah yang berada di pedalaman Kalimantan Tengah juga memiliki talenta olahraga yang mampu bersaing dalam kompetisi lintas daerah.

Apalagi, Banjarbaru bukan arena yang asing bagi Melki. Sebelumnya, ia juga pernah mencatat prestasi pada ajang lari di kota tersebut. Konsistensi tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilannya kali ini bukan semata hasil dari satu perlombaan, melainkan bagian dari proses panjang dalam menekuni olahraga lari.

Melki pun berharap pencapaiannya dapat menjadi pemicu semangat bagi pelari-pelari muda di daerah asalnya.

"Semoga ini bisa menjadi motivasi untuk anak-anak muda di Barito Timur, terutama yang punya minat di olahraga lari. Terus latihan, disiplin dan jangan takut mencoba ikut perlombaan di luar daerah," katanya.

Penghargaan bagi para pemenang diserahkan langsung oleh Ketua Panitia, Haji Mailan. Melki menerima penghargaan setelah memastikan dirinya berada di posisi pertama kategori Men Open dengan catatan waktu terbaik.

Prestasi tersebut sekaligus memperpanjang cerita tentang potensi atlet Barito Timur di cabang olahraga lari. Dari Desa Wuran, Melki menunjukkan bahwa talenta daerah dapat berkembang dan bersaing ketika mendapat ruang untuk berkompetisi.

Catatan 33 menit 12 detik akhirnya bukan sekadar angka dalam daftar hasil perlombaan. Bagi Barito Timur, angka tersebut menjadi bukti bahwa putra daerah mampu berlari cepat, bersaing dengan pelari dari berbagai daerah, dan berdiri di podium tertinggi di Banjarbaru.

Kini, kemenangan itu menjadi tambahan motivasi bagi Melki untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengejar prestasi yang lebih tinggi, sembari tetap membawa identitas Barito Timur dalam setiap lintasan yang diikutinya. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)