BORNEONEWS, Palangka Raya - Kalimantan Tengah memperoleh dukungan helikopter Black Hawk untuk memperkuat operasi water bombing dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) namun masih belum bisa dioperasikan.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Toyib mengatakan armada tersebut menjadi tambahan kekuatan pemadaman dari udara di tengah kondisi kemarau yang masih berisiko.
“Black Hawk ini merupakan salah satu dukungan untuk memperkuat operasi water bombing. Saat ini memang belum operasional karena mengalami kerusakan mesin dan masih menunggu suku cadang,” ujar Ahmad dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Ahmad menjelaskan, pengadaan suku cadang membutuhkan waktu karena Black Hawk memiliki spesifikasi militer Amerika Serikat.
“Spesifikasi Black Hawk ini merupakan spesifikasi militer, sehingga untuk mendatangkan suku cadangnya ada proses perizinan yang harus dipenuhi. Ini yang menyebabkan perbaikannya membutuhkan waktu,” jelasnya.
Sambil menunggu Black Hawk kembali beroperasi, BPBD Provinsi Kalimantan Tengah mengoperasikan empat helikopter water bombing untuk mendukung penanganan karhutla. (HERMAWAN DP/y)
Black Hawk Bantuan untuk Kalteng Belum Bisa Digunakan Tangani Karhutla
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Atletico Madrid Menang Tipis 1-0 atas Deportivo Coruna
Kapolres Seruyan Tinjau Posko Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting
Kimi Antonelli Pole Position di GP Amerika Serikat 2026
Cuaca Buruk Batalkan Balapan Moto2 dan Moto3 GP Australia
BMKG: Waspadai Peningkatan Suhu di Siang Hari saat Peralihan Musim
Jangan Nekat Buang Sampah Sembarangan! Kelurahan MB Hilir Siap Tindak Pelanggar
Komentar (0)
Memuat komentar…







