BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 15 titik kebakaran masih belum berhasil dipadamkan di Kalimantan Tengah berdasarkan data akhir pekan lalu, sementara 10 titik yang sebelumnya menjadi lokasi terparah telah berhasil ditangani.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Toyib melaporkan kondisi tersebut saat Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.
Secara kumulatif, tercatat 38.916 titik panas dengan luas lahan terbakar berdasarkan laporan daerah mencapai 60.028,77 hektare.
“Pembasahan lahan menjadi salah satu langkah penting, terutama pada kawasan gambut. Air dari sumber terdekat dipompa untuk menjaga kondisi lahan agar tetap basah dan mengurangi potensi api menjalar di bawah permukaan,” sebut Ahmad Toyib dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Senin, 31 Agustus 2026.
Berdasarkan pantauan Sipongi, luas lahan terbakar tercatat 7.634,46 hektare, sedangkan jumlah kejadian Karhutla mencapai 2.090 kejadian.
Untuk memperkuat penanganan, sebanyak 7.208 personel gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan relawan telah dikerahkan di lapangan.
Jumlah tersebut ditargetkan dapat dioptimalkan hingga 10.700 personel. Penanganan di lapangan tidak hanya mengandalkan pemadaman, tetapi diarahkan pula pada pengendalian sumber air dan kondisi lahan. (HERMAWAN DP/R)
Padamkan Karhutla, 7.208 Personel Gabungan Dikerahkan di Kalteng
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Kalteng Capai 6.952 Kejadian dan Lebih dari 20 Ribu Hektare Terbakar
Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Siapkan Fasilitas Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
Luas Karhutla Kalteng 2026 Sekitar 15 Kali Lipat Tahun Lalu, Seruyan dan Kotim Melonjak Tajam
OJK Kalteng Perkuat Inklusi Keuangan hingga Desa, Sasar Penyandang Disabilitas dan Pelajar
Menkes Apresiasi Penanganan ISPA Pemko Palangka Raya di Tengah Kabut Asap
Polusi Udara Kalteng Tertinggi, Saat Menkes RI Kunjungan Ke Kota Palangka Raya
Komentar (0)
Memuat komentar…







