BORNEONEWS, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan target pendapatan daerah dalam Rancangan Perubahan APBD Kota Palangka Raya Tahun Anggaran 2026 mengalami peningkatan dibandingkan pagu murni.
Fairid mengatakan, total pendapatan daerah dalam Rancangan Perubahan APBD 2026 ditargetkan mencapai Rp1,22 triliun lebih, atau meningkat sekitar Rp28,87 miliar lebih dari pagu murni.
“Pendapatan Daerah Kota Palangka Raya pada Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1,22 triliun lebih atau naik sebesar Rp28,87 miliar lebih,” ujar Fairid, saat Rapat Paripurna DPRD Palangka Raya pada senin, 31 Agustus 2026.
Peningkatan tersebut salah satunya berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp375,7 miliar lebih, naik 4,53 persen dari pagu murni sebesar Rp359,4 miliar lebih.
Sementara itu, pendapatan transfer ditargetkan mencapai Rp844,1 miliar lebih, atau meningkat 0,79 persen dibandingkan pagu murni sebesar Rp837,5 miliar lebih.
Fairid juga menyampaikan komponen lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp6,2 miliar lebih. Angka tersebut meningkat signifikan hingga 2.644,51 persen dibandingkan pagu murni sebesar Rp226,8 juta lebih.
"Perubahan target pendapatan tersebut telah disesuaikan kondisi dan kapasitas fiskal daerah. Penyesuaian diharapkan dapat mendukung pembiayaan program pembangunan serta pelayanan publik hingga akhir tahun anggaran 2026," terangnya. (MARINI/R)









