BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada satuan pendidikan yang terdampak kabut asap di Kalimantan Tengah akan dievaluasi setiap tiga hari.
Kepala sekolah bersama tim manajemen sekolah diminta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan PJJ dan melaporkan kondisi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah melalui pengawas pembina masing-masing.
Kepala sekolah juga diminta melaporkan perkembangan kondisi kabut asap di sekitar satuan pendidikan melalui platform Kelas Digital Huma Betang sebagai bagian dari pemantauan kondisi satuan pendidikan secara berkala.
Selain mengawasi pembelajaran, kepala satuan pendidikan diminta memastikan keamanan lingkungan sekolah dengan mengawasi aset sekolah, baik bangunan maupun sarana prasarana.
Pengamanan terhadap aset sekolah, termasuk perangkat digital, diminta tetap diaktifkan selama pelaksanaan PJJ.
Apabila kondisi kabut asap membaik, kegiatan belajar mengajar dapat kembali dilaksanakan seperti biasa. Sementara guru bimbingan konseling maupun wali kelas dapat memberikan layanan secara daring apabila diperlukan. (HERMAWAN DP/j)
PJJ Terdampak Kabut Asap di Kalteng Dievaluasi Setiap Tiga Hari
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Komentar (0)
Memuat komentar…







