BORNEONEWS, Palangka Raya - Aliansi masyarakat Kalimantan Tengah menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalteng, Senin 31 Agustus 2026, untuk menyampaikan aspirasi terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kabut asap yang melanda wilayah Kalteng.
Aksi dimulai sekitar pukul 13.33 WIB dengan puluhan massa yang mengenakan almamater berwarna-warni, mulai dari merah, kuning, hingga hijau.
Para massa aksi menuntut agar dapat bertemu langsung dengan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran untuk menyampaikan aspirasi terkait penanganan Karhutla dan kabut asap yang semakin memburuk.
Sempat terjadi insiden dorong-dorongan antara massa dengan pihak kepolisian saat sebagian peserta aksi berusaha menerobos masuk dan menyegel kantor Gubernur Kalteng.
Mewakili Gubernur, Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Kalteng Agustan Saining menemui massa dan menjelaskan bahwa Gubernur Agustiar Sabran sedang berada di lapangan untuk memantau langsung penanggulangan Karhutla dan tidak berada di kantor.
Namun, penjelasan tersebut belum dapat diterima oleh massa yang tetap bersikeras ingin bertemu Gubernur.
"Apabila kami tidak bisa bertemu Gubernur hari ini maka kami akan melakukan aksi jilid-jilid berikutnya," tegas salah seorang juru bicara massa aksi di hadapan Kadishut Kalteng.
Hingga pukul 14.36 WIB, massa masih terlihat bertahan di depan Kantor Gubernur Kalteng. Situasi terpantau ketat, namun tetap terkendali dengan pengamanan ketat dari pihak kepolisian. (PATHUR/Y)









