BORNEONEWS, Palangka Raya – Akademisi Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Rahmawaty, S.Hut., M.Si., Ph.D., mengunjungi sejumlah lokasi di Lithuania bersama Prof Vitas Marozas dari Vytautas Magnus University atau VMU.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Dubrava Forest Reserve Educational Trail, sebuah kawasan yang menjadi ruang pembelajaran mengenai lingkungan dan kehutanan di Lithuania.
Prof. Rahmawaty mengatakan, kunjungan tersebut memberikan pengalaman berharga untuk melihat secara langsung lingkungan hutan sekaligus menikmati keindahan alam Lithuania.
“Hari ini, kami mengunjungi Dubrava Forest Reserve Educational Trail. Ini merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan untuk menikmati keindahan dan ketenangan alam Lithuania,” ujar Prof Rahmawaty kepada Borneonews pada Senin, 31 Agustus 2026.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Prof Vitas Marozas yang telah mendampingi dan mengajak mengunjungi kawasan tersebut.
Menurut Prof Rahmawaty, kunjungan lapangan seperti ini memiliki nilai penting bagi akademisi karena memberikan kesempatan untuk melihat langsung pengelolaan lingkungan dan kawasan hutan di negara lain. Pengalaman tersebut juga dapat menjadi bahan pertukaran pengetahuan dalam pengembangan ilmu kehutanan.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Prof. Rahmawaty selama mengikuti Short-Term International Academic Program di Faculty of Forest Sciences and Ecology, VMU.
Selain kegiatan lapangan, Prof. Rahmawaty juga berkesempatan mengenal lebih jauh lingkungan akademik VMU yang berada di pusat Kota Kaunas, Lithuania.
Ia mengatakan, VMU merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Lithuania dengan lingkungan akademik yang internasional dan multidisiplin. Lokasi kampus yang berada di pusat Kota Kaunas juga memberikan suasana tersendiri karena lingkungan akademik berpadu dengan kehidupan perkotaan, budaya serta bangunan bersejarah.
“Bagi saya, kunjungan dan kegiatan akademik di VMU merupakan pengalaman yang sangat berharga, terutama dalam memperluas jejaring kerja sama internasional, pertukaran pengetahuan, serta peluang kolaborasi riset antara VMU dan USU,” katanya.
Prof. Rahmawaty berharap pengalaman selama berada di Lithuania dapat memperkuat hubungan akademik antara USU dan VMU, khususnya dalam bidang kehutanan, pendidikan lingkungan dan penelitian.
Menurutnya, interaksi langsung dengan akademisi VMU serta kunjungan ke berbagai lokasi dapat membuka perspektif baru dalam pengembangan penelitian dan pendidikan kehutanan di Indonesia.
“Pertukaran pengalaman seperti ini penting untuk memperluas wawasan dan mencari peluang kolaborasi yang bisa dikembangkan bersama,” pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/H)









