BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tiga pekerja pembangunan jalan yang sempat dilaporkan hilang di kawasan hutan Desa Lawang Kajang, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Minggu lalu. Informasi lanjutan dari Basarnas Palangka Raya pada Selasa, 1 September 2026, menyebutkan bahwa ketiganya ternyata sempat tersesat dan berjalan kaki sejauh kurang lebih 28 kilometer selama empat hari hingga akhirnya mencapai tepian Sungai Barito di wilayah Kabupaten Barito Selatan.
Ketiga pekerja tersebut yakni Muhammad Rizani Habibi (35), Warno (40), dan Supriadi Nata (45). Mereka sebelumnya masuk ke kawasan hutan setelah menyelesaikan pekerjaan pembangunan jalan. Namun, ketiganya tidak kunjung kembali sehingga keluarga dan rekan kerja melakukan pencarian setelah kendaraan milik mereka ditemukan terparkir di pinggir jalan.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh setelah ketiganya ditemukan, mereka sempat kehilangan arah di dalam hutan. Selama empat hari, ketiganya terus berjalan hingga menempuh jarak sekitar 28 kilometer. Perjalanan tersebut kemudian membawa mereka keluar hingga mencapai kawasan tepian Sungai Barito di Kabupaten Barito Selatan.
Setibanya di sekitar sungai, ketiganya berupaya mencari pertolongan. Mereka kemudian meminta bantuan kepada warga yang melintas menggunakan perahu untuk dibawa menuju desa terdekat. Dari lokasi tersebut, keberadaan ketiganya akhirnya diketahui sehingga tim SAR dapat memastikan mereka telah ditemukan dalam keadaan selamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, mengatakan informasi mengenai keberadaan ketiga pekerja menjadi dasar bagi tim untuk bergerak menuju lokasi.
"Pada pukul 15.20 WIB, korban sempat memberikan informasi posisi terakhir mereka kepada keluarga. Menindaklanjuti kabar tersebut, Tim SAR Gabungan yang selama dua hari melakukan pencarian di hutan langsung bergerak cepat menuju lokasi yang diberikan," terang Alit.
Setelah ditemukan, Tim SAR Gabungan melakukan pengecekan terhadap kondisi ketiga pekerja sebelum mereka diserahkan kepada pihak keluarga. Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Polsek Timpah, BPBD, relawan gabungan, keluarga korban serta masyarakat setempat.
"Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup, terima kasih atas sinergi dan kerja kerasnya di lapangan," tutup Alit. (SABRIANOOR/j)









