KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong melakukan peletakan batu pertama pembangunan Instalasi Cathlab dan CT Scan di RSUD Kuala Kurun, Selasa, 1 September 2026.

"Pembangunan fasilitas kesehatan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam memperkuat akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat," ujar Jaya, Selasa, 1 September 2026.

Dijelaskan, selama ini keterbatasan fasilitas diagnostik dan pelayanan tertentu menyebabkan masyarakat harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah. 

Kondisi tersebut tidak hanya membutuhkan waktu lebih lama, tetapi juga menambah biaya dan tenaga yang harus dikeluarkan masyarakat.

Karena itu, pembangunan fasilitas Cathlab dan CT Scan di RSUD Kuala Kurun diharapkan dapat meminimalkan waktu pelayanan, meningkatkan ketepatan diagnosis, serta memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan berkualitas bagi masyarakat Gumas.

Kemudian, diharapkan dapat mendukung pemeriksaan dan penanganan berbagai penyakit, khususnya penyakit jantung dan pembuluh darah, sekaligus mempercepat proses diagnosis berbagai kondisi medis secara lebih akurat.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Sinergi antara pemerintah daerah, rumah sakit, tenaga kesehatan, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar fasilitas ini dapat segera memberikan manfaat nyata,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Kuala Kurun Heriyanto menjelaskan bahwa instalasi Cathlab dan CT Scan tersebut dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kesehatan Tahun 2026 dengan pagu sebesar Rp2,997 miliar.

"Pekerjaan dilaksanakan selama 120 hari kalender, mulai 12 Agustus hingga 9 Desember 2026, dengan penyedia CV Bukit Raya Perdana,"jelas Heriyanto.

Dirinya menambahkan bahwa fasilitas tersebut turut mendukung Program Tambun Bungai Sehat khususnya dalam upaya membangun sumber daya manusia Gunung Mas yang sehat secara jasmani dan rohani. 

Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan akses pelayanan kesehatan, mempercepat diagnosis, mendukung pelayanan penyakit jantung dan pembuluh darah, mengurangi ketergantungan terhadap fasilitas kesehatan di luar daerah, serta memperkuat sistem rujukan kesehatan. (RISKA YULYANA/H)