SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendapat tambahan 10 unit truk tangki air untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

"Alhamdulillah, kita mendapat informasi dari Danrem. Hari ini kita mendapatkan tambahan 10 truk tangki," kata Bupati Kotim Halikinnor, Selasa, 1 September 2026.

Lanjutnya, dari 10 tangki tersebut, tujuh unit akan ditempatkan untuk memperkuat posko penanganan karhutla, sedangkan tiga unit lainnya diperbantukan ke sejumlah kecamatan.

Tiga wilayah yang mendapat tambahan armada tersebut yakni Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara dan Teluk Sampit, serta Kecamatan Kota Besi.

Untuk pengerahan truk tangki di wilayah kecamatan tersebut dikoordinasikan oleh camat, kapolsek, dan danramil bersama masyarakat setempat.

"Kita perbantukan untuk memadamkan kebakaran di sana, dikoordinasikan camat, kapolsek, dan danramil bersama masyarakat," ujarnya.

Bantuan tersebut terutama untuk mendukung penanganan kebakaran yang berada di sekitar permukiman dan akses jalan.

Halikinnor menambahkan, sejak status tanggap darurat diperpanjang, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kotim ikut mendukung penanganan karhutla.

Setiap hari, sekitar 38 kendaraan dikerahkan untuk membantu operasional penanganan, selain armada tangki yang sudah tersedia sebelumnya.

"Setiap hari ada 38 kendaraan yang kita kerahkan, di samping tangki-tangki yang sudah ada," jelasnya.

Penambahan armada air ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemadaman dan pendinginan di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan sejumlah sumber air mulai terbatas. (DEWI PATMALASARI/H)