BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Puluhan warga dari sejumlah desa dan kelurahan di Kuala Pembuang memadati Kantor Pos setempat mengambil bantuan uang tunai yang merupakan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang diperuntukkan bagi kalangan siswa dari keluarga tidak mampu dari Dinas Sosial Kabupaten Seruyan.
Proses pengambilan bantuan uang tunai yang diberikan dengan besaran jumlah bervariasi tergantung jenjang pendidikan siswa itu, berlangsung aman dan tertib tanpa rebutan.
Petugas Kantor Pos yang sudah disiagakan sejak pagi, tampak kewalahan melayani warga (orang tua/wali murid) yang datang untuk mengambil bantuan uang tersebut secara silih berganti.
"Lumayan, uangnya bisa buat biaya anak sekolah, terutama buat biaya uang saku sekolah. Sisanya bisa digunakan untuk keperluan rumah," kata Sarinah, seorang ibu rumah tangga uang menerima bantuan dengan senyum sumringah, Jumat (13/1/2017).
Dia melanjutkan, penerimaan bantuan bervariasi. Mulai dari Rp200 ribuan lebih hingga Rp500 ribu per orang.
"Bersyukur sekali dapat bantuan uang ini," ujarnya.
Menurut Dinas Sosial Seruyan, bantuan PKH hanya diperuntukkan bagi keluarga yang kurang mampu dimana setiap anak mendapatkan bantuan yang berbeda tergantung jenjang pendidikannya. Pencairannya setiap tiga bulan sekali.
"Bantuan itu secara tidak langsung membantu dan mengurangi beban keluarga siswa yang tidak mampu," kata Rommel, seorang pejabat Dinas Sosial yang menangani soal bantuan itu, Jumat (13/1/2017). (PARNEN/B-5)








