PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak mengatakan Pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) terus dipacu sebagai instrumen utama pemberdayaan ekonomi warga di tingkat kelurahan.

"Dengan adanya KKMP ini jajaran birokrasi Pemko tidak hanya memantau dari jauh, melainkan berkomitmen penuh memastikan ekosistem koperasi di akar rumput dapat berdiri di atas kaki sendiri," katanya, Rabu, 2 September 2026.

Arbert menyebutkan bahwa penguatan kelembagaan koperasi merupakan modal vital bagi masyarakat untuk mencapai kemandirian finansial. KKMP dirancang bukan sekadar lembaga keuangan formal, melainkan motor penggerak ekonomi lokal yang bertumpu pada potensi dan kebutuhan warga kelurahan.

“Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen penuh mendukung program Koperasi Kelurahan Merah Putih. Ini adalah langkah nyata kita dalam memperkuat kelembagaan koperasi, meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta mendorong kemandirian ekonomi di setiap kelurahan,” tegasnya.

Selain menyoroti misi pemberdayaan, Pemko juga merumuskan fondasi operasional yang kuat. Aspek tata kelola yang bersih serta kesiapan adopsi teknologi digital dipatok sebagai syarat mutlak agar koperasi tidak rentan terhadap risiko penyalahgunaan.

Melalui sinergi antara regulasi pemerintah dan partisipasi aktif warga, KKMP diharapkan mampu menjadi wadah ekonomi yang akuntabel. Pendekatan ini diyakini dapat membangun kepercayaan penuh masyarakat sekaligus menjamin keberlanjutan koperasi dalam jangka panjang. (HENDRI/j)