BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Warung Sedekah yang menyediakan makanan gratis ternyata didirikan pemiliknya untuk bersedekah dan memberi teladan kepada sesama.
Salah satu pengelola warung sedekah milik Haji Masduqi, kata Juniati, niatnya murni untuk amal dan bersedekah kepada sesama. Ia bersama rekan lainya hanya diberi amanah untuk mengelolanya.
"Semua uang belanja untuk menu makanan di warung sedekah berasal dari kantong pribadi Haji Masduqi," bebernya kepada Borneonews, Jumat (13/1/2017).
Sepulang dari pasar, lanjut Juniati, tinggal laporan kepada Haji Masduqi. Selanjutnya, ia bersama lima orang lainnya mengolah menu yang akan disajikan di Warung Sedekah.
Ditemui Borneonews, salah satu satpam di rumah Haji Masduqi, Junaidi, mengaku mengenal baik penggagas warung sedekah tersebut. Selain ramah, Haji Masduqi dikenal dermawan.
"Tidak jarang warga sekitar mendapat bantuan Bapak (Haji Masduqi), orangnya baik," ungkapnya.
Setahu Junaidi, pemilik Warung Sedekah tersebut berasal dari Tuban, Jawa Timur. Di Pangkalan Bun Haji Masduqi membuka usaha ayam potong. Kini usahanya merambah perkebunan sawit.
Sementara itu, warga Kelurahan Baru, Fransiska menilai, aksi Haji Masduqi ini merupakan teladan sekaligus sindiran bagi sejumlah orang yang enggan menyisihkan sebagian rezekinya untuk bersedekah.
Menurutnya, Warung Sedekah ini merupakan salah satu langkah tepat untuk bersedekah. Karena jika berbagi dengan menggunakan uang, belum tentu nanti akan dibelikan nasi. "Pembagian sembako pun belum tentu mereka bisa memasak," ucapnya.
Dengan kegiatan yang sederhana ini, diharapkan dapat membuka mata batin setiap warga khususnya di Pangkalan Bun dan dari golongan apa pun, setidaknya dapat berbagi rezeki dengan sesama, terutama bagi orang yang membutuhkan. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-2)








