BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tidak disangka, pengemis pun memakai jimat untuk pengasihan. Hal itu diketahui saat puluhan pengemis diamankan di Kantor Satpol PP Kobar, beberapa waktu lalu.
Ternyata, hampir semua pengemis menggunakan Jimat. Begitu pula pengemis yang ditemui Borneonews saat beraksi di jalan Lintas Pangkalan Bun-Kolam. Perilakunya yang menempelkan uang di jidat, ternyata merupakan satu syarat yang harus dia lakukan.
"Jimat ini dari kampung saya, dan saban ada orang memberi uang maka uang itu harus saya tempelkan di jidat," kata Satruki.
Ia menunjukkan jimat yang ia gunakan berbentuk kain panjang berwarna hitam yang didalamnya berisi wafak-wafak yang dijahit membentuk ikat pinggang.
Selain itu juga, ada minyak dalam botol kecil. Kedua benda itu menurutnya untuk keselamatan dan pengasihan. "Kalau ini (ikat pinggang) untuk keselamatan dan minyak untuk pengasihan, agar orang merasa kasihan kepada saya," beber Satruki. (KOKO SULISTYO/B-2)








