BANJARMASIN –

BORNEONEWS, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin masuk enam besar finalis kategori pemerintah kabupaten/kota dalam Geospasial Banua Award 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar mengatakan, capaian tersebut diraih setelah Banjarmasin lolos penilaian tahap II yang diikuti pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan.

“Kita bersyukur kota kita berhasil lolos dan terpilih menjadi enam finalis untuk kategori pemerintah daerah kabupaten/kota,” kata Ichrom di Banjarmasin, Kamis, 3 September 2026.

Geospasial Banua Award merupakan ajang tahunan yang diberikan Pemprov Kalimantan Selatan sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah dan satuan kerja perangkat daerah yang dinilai memiliki komitmen serta inovasi dalam penyelenggaraan dan pemanfaatan informasi geospasial.

Selain Pemkot Banjarmasin, Bappeda Litbang Kota Banjarmasin juga masuk dalam enam finalis berdasarkan hasil penilaian tahap pertama.

Dalam tahapan penilaian, Pemkot Banjarmasin memaparkan sejumlah kegiatan pemanfaatan data geospasial di hadapan tim juri.

Dewan juri terdiri atas lima orang yang berasal dari Bappenas, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Universitas Lambung Mangkurat.

“Alhamdulillah materi yang kita sampaikan mendapatkan apresiasi dari tim juri,” ujarnya.

Ichrom menegaskan, pemanfaatan informasi geospasial tidak hanya ditujukan untuk memenuhi aspek penilaian dalam kompetisi, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, data geospasial memiliki peran penting dalam mendukung perencanaan pembangunan, pemetaan kebutuhan wilayah serta pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Pemkot Banjarmasin berkomitmen agar pemanfaatan data geospasial terus dikembangkan secara berkelanjutan dan terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Keikutsertaan dalam Geospasial Banua Award juga diharapkan menjadi dorongan untuk memperkuat kualitas data dan pemanfaatannya dalam pelayanan publik.

ANTARA