JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Indonesia dan Rusia membahas penguatan kerja sama pertahanan yang mencakup pertukaran prajurit, latihan bersama, pelatihan personel pasukan khusus hingga bidang kedokteran militer.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam pertemuan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dengan Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov di Gedung Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Rabu, 2 September 2026.

“Pertemuan membahas perkembangan hubungan bilateral Indonesia-Rusia serta langkah konkret untuk semakin memperkuat kerja sama pertahanan kedua negara,” kata Sjafrie melalui keterangan di akun Instagram resminya yang dikutip Kamis, 3 September 2026.

Sjafrie menjelaskan, sejumlah bentuk kerja sama militer yang dibahas meliputi pertukaran prajurit, latihan bersama dan peningkatan kapasitas personel.

Selain itu, kedua negara juga menjajaki pelatihan bagi personel pasukan khusus serta kerja sama dalam bidang kedokteran militer.

Meski demikian, belum dijelaskan secara rinci mengenai jadwal maupun teknis pelaksanaan sejumlah agenda kerja sama tersebut.

Sjafrie optimistis kerja sama pertahanan Indonesia dan Rusia dapat terus berkembang mengingat kedua negara memiliki sejarah hubungan bilateral yang cukup panjang.

“Indonesia memandang Rusia sebagai salah satu mitra penting dalam membangun kerja sama pertahanan yang dilandasi prinsip saling menghormati, saling percaya, kepentingan bersama serta penghormatan terhadap kedaulatan masing-masing negara,” ujarnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan diplomatik Indonesia dan Rusia melalui sektor pertahanan.

ANTARA