JAKARTA –

BORNEONEWS, Moskow – Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang yang melanda Nepal bertambah menjadi 1.204 orang.

Data tersebut dilaporkan kantor berita Xinhua dengan mengutip Otoritas Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Nepal pada Rabu, 2 September 2026.

Sebelumnya, Kathmandu Post melaporkan jumlah korban tewas sebanyak 1.127 orang. Dengan pembaruan terbaru tersebut, jumlah korban meninggal bertambah 77 orang.

Otoritas bencana Nepal juga menyebut sebanyak 330 warga negara asing berhasil diselamatkan pascabanjir hingga Selasa, 1 September 2026.

Banjir bandang terjadi di wilayah utara Nepal pada Rabu pagi, 26 Agustus 2026, setelah aliran air deras dari wilayah China menerjang Sungai Bhote Koshi.

Bencana tersebut disebut terjadi setelah penyusutan gletser memicu tanah longsor yang kemudian menyebabkan aliran air dalam jumlah besar menuju kawasan terdampak.

Pemerintah Nepal masih melakukan penanganan bencana dan pendataan terhadap korban serta dampak kerusakan akibat banjir bandang tersebut.

ANTARA