BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, mencatat sebanyak 2.001 titik panas atau hotspot sepanjang 2026.
Data tersebut merupakan rekap BPBD Kobar yang diperbarui hingga Kamis, 3 September 2026 pukul 10.46 WIB.
Dari enam kecamatan di Kobar, Arut Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi, yakni mencapai 1.307 titik.
Kecamatan Kumai berada di urutan kedua dengan 377 titik panas. Kemudian Kotawaringin Lama 119 titik, Arut Utara 117 titik, Pangkalan Banteng 65 titik, dan Pangkalan Lada 16 titik.
Total hotspot yang terdeteksi di seluruh wilayah Kabupaten Kobar mencapai 2.001 titik sepanjang 2026.
Plt Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar, Andan Santana, Kamis, 3 September 2026 mengatakan kondisi hotspot saat ini mulai mengalami penurunan.
"Kondisi titik api mulai landai. Saat ini lanjutan proses pemadaman saja lagi," kata Andan Santana.
Menurut Andan Santana, secara umum sudah tidak ditemukan titik baru. Meski demikian, tim masih melakukan penanganan di sejumlah lokasi.
"Secara umum titik baru sudah tidak ada. Sekarang fokus di KM 15 Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama dan Desa Tanjung Putri," jelas Andan Santana. (WAHYU KRIDA/J)









