BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan terjadi di kawasan Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis siang, 3 September 2026. Api dilaporkan terus membesar dan mulai mengkhawatirkan warga karena lokasinya berada tidak jauh dari permukiman.
Kekhawatiran warga bertambah lantaran kobaran api juga berada di sekitar aliran listrik. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan risiko apabila api terus meluas dan mendekati jaringan listrik maupun rumah warga.
"Apinya semakin besar ini, soalnya dekat rumah dan aliran listrik juga," lapor warga setempat.
Asap tebal dari lokasi karhutla bahkan terpantau dari kawasan feri penyeberangan Kapuas. Kepulan asap terlihat cukup jelas dan menjadi penanda bahwa kebakaran masih berlangsung di sekitar wilayah tersebut.
Merespons kejadian itu, warga bersama sejumlah relawan berupaya melakukan penanganan agar api tidak semakin meluas. Beruntung, sumber air masih relatif mudah diakses sehingga upaya pemadaman dapat segera dilakukan dari sekitar lokasi.
Hingga berita ini ditulis, api masih menyala dan terus meluas akibat kondisi angin. Warga berharap petugas terkait segera datang memberikan bantuan sehingga kebakaran dapat ditangani sebelum mendekati permukiman dan jaringan listrik serta menimbulkan dampak yang lebih luas. (SABRIANOOR/Y)









