BORNEONEWS, Kubu Raya - Satuan Penerangan TNI AD harus mampu memanfaatkan teknologi IT, dan bisa memilah-milah berita yang benar, bohong atau Hoax. Semakin pesatnya peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi di era informasi ini, ke depan peran dan tugas Satuan Penerangan sangat penting dan menuntut personelnya memiliki kemampuan penguasaan teknologi informasi dan wawasan pengetahuan dalam berkomunikasi.
"Penerangan TNI Angkatan Darat berikut jajarannya termasuk Pendam XII/Tpr harus dapat mewaspadai berita bohong atau hoax, agar dapat mengkanter berita yang bersifat bohong," tegas kata Kapendam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Tri Rana Subekti membacakan amanat Kadispenad, dalam peringatan sederhana Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Penerangan TNI Angkatan Darat oleh Pendam XII/Tanjungpura, Jumat (13/1/2017).
Dalam acara yang dihadiri para awak media cetak, elektronik, dan Online serta keluarga besar Pendam, di Kantor Pendam XII/Tpr, Jalan Arteri Alianyang, Kubu Raya, Kalimantan Barat, itu Kapendam menyampaikan, media center dalam waktu dekat bisa ditempati, dilengkapi akses internet. Kolonel Tri mengharapkan, rekan media bisa meliput, mengolah data dan membuat sampai mengirimkan berita ke redaksi masing-masing melalui media center yang berlokasi di Jalan Teuku Umar itu.
Pada akhir acara Kapendam XII/Tpr mengucapkan terima kasih kepada para awak media atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini, dan banyak membantu mempublikasikan kegiatan Kodam XII/Tpr baik di Kalbar maupun di Wilayah Kalteng. (PENDAM TANJUNGPURA/N).








