PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menyalurkan bantuan logistik untuk kebutuhan dapur umum Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Rabu, 2 September 2026 sore.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas DWP Kobar, dalam mendukung penanganan bencana karhutla yang terjadi di Bumi Marunting Batu Aji.

Ketua DWP Kabupaten Kobar, Ny. Eko Yulianti Rody Iskandar, mengatakan bantuan logistik tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan konsumsi para personel Satgas Karhutla maupun relawan yang bertugas di lapangan.

Menurutnya, penyerahan bantuan juga menjadi bentuk apresiasi, sekaligus motivasi kepada seluruh tim Satgas Karhutla yang telah mengorbankan tenaga dan pikiran dalam upaya mengendalikan dan memadamkan karhutla di wilayah Kobar.

"Penyerahan bantuan logistik untuk dapur umum ini, sebagai bentuk solidaritas sekaligus memberikan motivasi kepada para relawan dan tim Satgas Karhutla yang telah berkorban tenaga dan pikiran untuk penanganan karhutla, agar karhutla di Kobar dapat segera teratasi," ujar Ny. Eko Yulianti Rody Iskandar.

Istri Sekretaris Daerah Kobar tersebut menjelaskan, bantuan yang diserahkan antara lain 10 dus susu beruang, 30 kilogram ikan segar, buah-buahan, sayur-mayur, telur, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Ny. Eko menilai keberadaan dapur umum memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran penanganan karhutla. Sebab, para personel Satgas yang bekerja di lapangan membutuhkan asupan makanan dan minuman yang sehat untuk menjaga stamina selama menjalankan tugas.

"Dapur umum ini bagian terpenting dalam proses penanganan karhutla, sebab tim Satgas Karhutla yang melaksanakan tugasnya di lapangan membutuhkan asupan makanan yang sehat dan minuman yang bisa menambah stamina mereka," jelasnya.

Ia juga mengapresiasi para relawan yang dengan sukarela menangani dapur umum, mulai dari memasak hingga menyiapkan makanan dan minuman bagi para personel yang bertugas.

"Dapur umum ini sepenuhnya ditangani oleh relawan yang dengan tulus memasak dan menyiapkan minuman untuk para relawan. Tanpa adanya tim relawan ini, dapur umum tidak akan berjalan sebagaimana mestinya," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Eko Yulianti Rody Iskandar juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tim Satgas Karhutla, serta relawan dapur umum yang dinilainya menjadi garda terdepan dalam upaya menyelamatkan masyarakat dan lingkungan dari dampak karhutla.

"Bantuan yang kami berikan ini semoga memberikan manfaat bagi tim Satgas Karhutla. Kami berdoa semoga seluruh tim Satgas dalam lindungan Allah SWT, sehingga dapat menjalankan tugas dengan selamat dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga terkasih," tuturnya.

Ia berharap seluruh pengorbanan dan perjuangan para personel Satgas Karhutla, dalam menangani bencana di Kabupaten Kotawaringin Barat mendapat balasan terbaik dari Allah SWT.

"Allah akan membalas pengorbanan yang telah diberikan oleh tim Satgas Karhutla untuk Kabupaten Kotawaringin Barat yang kita cintai ini," imbuhnya.

Selain memberikan bantuan, Ny. Eko juga mengimbau masyarakat Kobar agar meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi kabut asap yang mulai terjadi akibat meluasnya kejadian karhutla.
Ia mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan masker guna mengurangi dampak paparan asap.

"Saya juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada. Saat ini kita memasuki puncak panas ekstrem. Apabila keluar rumah, pastikan kompor dalam keadaan mati," pesannya.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang membakar sampah agar memastikan api benar-benar padam dan tidak meninggalkannya begitu saja, karena dapat memicu terjadinya kebakaran dan merembet ke wilayah lainnya.

"Demikian halnya apabila membakar sampah, pastikan apinya sudah padam, jangan ditinggal begitu saja, akhirnya merembet ke mana-mana. Kita sama-sama memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan, sehingga karhutla ini segera berakhir," pungkasnya. (DANANG/y)