PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyapa langsung murid dan guru SMAN 1 Tewah melalui pembelajaran daring di tengah pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla.

Sapaan tersebut disampaikan Gubernur dari Media Center Posko Penanganan Darurat Karhutla di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, menggunakan Kelas Digital Huma Betang dengan TV Interaktif.

“Hari ini Pak Gubernur senang, bahagia bisa menyapa walaupun dari daring begini. Jauh di mata dengan anak-anakku, tapi dekat di hati Pak Gubernur,” ujar Gubernur Kalteng dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Kamis, 3 September 2026.

Agustiar menegaskan pelaksanaan PJJ tidak seharusnya menjadi penghalang bagi murid untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Menurutnya, keberhasilan belajar ditentukan niat, kemauan dan tekad masing-masing murid, bukan semata-mata tempat mereka belajar.

“Tidak ada perbedaan. Sebenarnya tergantung dari niat anak-anakku sekalian. Kemauannya, tekadnya di mana pun tempatnya belajar. Di situ sekolah Pak Gubernur,” tuturnya.

Gubernur kemudian mengajak murid tetap bersemangat menghadapi situasi Karhutla serta turut berperan aktif menjaga lingkungan. Ia menegaskan murid merupakan generasi masa depan yang nantinya akan melanjutkan pembangunan Kalimantan Tengah.

“Anak-anakku sekalian adalah generasi masa depan kami. Kalian adalah estafet kami nanti ke depannya untuk membangun negeri ini, di Kalimantan Tengah. Tidak ada yang tidak mungkin. Kembali ke diri sendiri,” tegasnya. (HERMAWAN DP/Y)