BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya dari Fraksi PKB Rusdiansyah mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya memaksimalkan empat sektor pajak daerah yang dinilai masih memiliki potensi besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Empat sektor tersebut meliputi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas makanan dan minuman, PBJT kesenian dan hiburan, pajak air tanah serta pajak reklame.
“Sektor yang akan dimaksimalkan adalah PBJT atas makanan dan/atau minuman, PBJT kesenian dan hiburan, pajak air tanah dan pajak reklame,” kata Rusdiansyah, Jumat, 4 September 2026.
Menurutnya, optimalisasi penerimaan daerah perlu dilakukan secara serius dengan memetakan potensi setiap sektor pajak secara akurat. Langkah tersebut penting untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Rusdiansyah menilai perkembangan aktivitas ekonomi di Palangka Raya membuka peluang peningkatan penerimaan dari sejumlah sektor tersebut.
Karena itu, Pemko diminta memperkuat pendataan wajib pajak agar potensi penerimaan yang belum tergarap dapat teridentifikasi dengan baik.
Meski empat sektor menjadi perhatian, ia menegaskan optimalisasi tidak boleh hanya terfokus pada sumber penerimaan tersebut.
“Seluruh sektor pajak daerah akan tetap dioptimalkan agar peningkatan pendapatan asli daerah terus meningkat,” tegasnya.
Rusdiansyah juga mendorong penguatan pengawasan serta pemutakhiran data wajib pajak dengan memanfaatkan sistem digital.
Digitalisasi dinilai dapat membantu meningkatkan akurasi pendataan, mempermudah pembayaran serta memperkuat transparansi dalam pengelolaan penerimaan daerah.
Ia berharap upaya meningkatkan PAD tidak semata mengejar target penerimaan, tetapi juga diikuti peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan demikian, optimalisasi pajak daerah dapat memberikan manfaat yang kembali dirasakan masyarakat melalui pembangunan dan pelayanan yang lebih baik. (MARINI/j)









