JAKARTA –

BORNEONEWS, Moskow – Sedikitnya 43 orang dilaporkan tewas akibat keracunan gas saat berupaya menyedot bahan bakar minyak (BBM) secara ilegal di kawasan Okrika, Nigeria.

Surat kabar Vanguard melaporkan, insiden terjadi ketika lebih dari 200 orang berusaha mengambil BBM secara ilegal dari sebuah dermaga pada Kamis, 3 September 2026.

Saat itu, sebuah kapal tengah bersandar untuk memuat barang ekspor. Sejumlah orang kemudian memindahkan cairan BBM menggunakan selang tanpa bantuan mesin pompa atau dengan metode siphoning.

Dalam proses tersebut, gas dari BBM dilaporkan bocor dan memenuhi area sekitar.

Akibatnya, sejumlah orang jatuh ke sungai, sementara lainnya mengalami gangguan pernapasan serius akibat paparan gas.

Sebanyak 43 orang kemudian dilaporkan meninggal dunia. Sementara korban yang mengalami masalah pernapasan telah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Polisi Perairan Sungai Nigeria masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah korban dalam insiden tersebut.

Penyelidikan juga masih berlangsung untuk mengetahui secara rinci rangkaian kejadian dan faktor yang menyebabkan kebocoran gas saat aktivitas penyedotan BBM ilegal tersebut.

ANTARA