PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kondisi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang mengepung kawasan sekitar sekolah membuat aktivitas siswa turut terdampak. Kepedulian terhadap kesehatan pelajar ditunjukkan Anggota DPR RI Daerah Pemilihan atau Dapil Kalimantan Tengah, Sigit K Yunianto, dengan membagikan masker kepada siswa-siswi SMA Katolik atau SMAK Palangka Raya.

Pembagian masker tersebut dilakukan menyusul kondisi udara di sekitar kawasan sekolah yang terdampak asap akibat karhutla. Asap dan kabut pekat dikhawatirkan mengganggu kesehatan para siswa, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

Sigit mengatakan, masker dibagikan sebagai langkah sederhana untuk membantu melindungi siswa dari paparan asap dan partikel akibat kebakaran.

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana anak-anak kita tetap terlindungi. Mereka harus bisa belajar dengan aman, tetapi kesehatan juga harus menjadi perhatian,” kata Sigit kepada Borneonews pada Jumat, 4 September 2026.

Menurutnya, kondisi karhutla yang terjadi di sekitar lingkungan sekolah menjadi perhatian serius. Selain mengganggu proses belajar mengajar, paparan asap dalam jangka waktu tertentu juga dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Ia meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kabut asap masih terjadi. Masyarakat, terutama anak-anak, lanjut dia, diharapkan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk.

“Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban dari kondisi asap ini. Kalau memang udara sudah tidak sehat, aktivitas di luar ruangan harus dikurangi,” katanya.

Sementara itu, pihak sekolah menyambut baik pembagian masker tersebut. Masker diberikan kepada siswa-siswi sebagai perlindungan tambahan selama kondisi udara masih dipengaruhi asap karhutla.

Kawasan SMAK Palangka Raya sebelumnya turut terdampak kebakaran yang terjadi di sekitar lingkungan sekolah. Kobaran api dan kepulan asap membuat warga sekolah harus meningkatkan kewaspadaan.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api, tetapi juga perlindungan terhadap masyarakat yang berada di wilayah terdampak, termasuk para pelajar. (TESTI PRISCILLA/j)