BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dengan peluncuran Sistem Informasi dan Pemantauan Kinerja Perkebunan Berkelanjutan (Sipkebun) pemantuan praktik perkebunan bisa dilakukan melalui aplikasi online.
Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamaludin mengatakan, saat ini pihaknya telah menerapkan aplikasi tersebut untuk melakukan pengembangan dan pemantuan praktik perkebunan di Kobar. "Dengan aplikasi ini, pengembangan dan pemantuannya lebih praktis," ucap Kamaludin, Jumat (13/1/2017).
Sipkebun, terang Kamaludin, digunakan untuk mengintegrasikan data dan peta semua perkebunan sawit, baik yang dikelola oleh perusahaan maupun petani swadaya.
"Melalui sistem tersebut, pemerintah bisa mengetahui siapa yang menanam, di mana, dan bagaimana kelapa sawit berkembang," ujarnya.
Sipkebun merupakan program inisiatif pemerintah di bidang perkebunan yang sejalan dengan Undang-undang Nomor 39/2014 tentang perkebunan dan sebagai wujud akselerasi penerapan e-government di semua unit pemerintahan. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-8)








