PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kota Palangka Raya menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama memicu keluhan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, mengatakan NasDem melalui Ruang Aman Asap menyiapkan fasilitas pertolongan awal bagi masyarakat yang terdampak kabut asap.

Rumah Aman Asap yang dibuka Jumat, 4 September 2026, menyediakan sejumlah fasilitas pendukung, di antaranya oksigen, alat bantu pernapasan serta obat-obatan ringan untuk membantu menangani keluhan kesehatan akibat paparan asap.

“ISPA ini menjadi masalah serius. Kita siapkan tenaga kesehatan untuk membantu masyarakat. Kalau ada masalah khusus atau kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, langsung kita rujuk ke rumah sakit,” kata Faridawaty, Jumat, 4 September 2026.

Ia menjelaskan, tenaga kesehatan akan membantu selama satu bulan pertama operasional Ruang Aman Asap. Kehadiran tenaga kesehatan tersebut diharapkan dapat memberikan penanganan awal sekaligus membantu mengidentifikasi masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis lebih lanjut.

Faridawaty menegaskan Ruang Aman Asap bukan pengganti fasilitas pelayanan kesehatan. Apabila ditemukan kondisi yang lebih serius, pasien akan diarahkan untuk mendapatkan penanganan di rumah sakit.

Selain fasilitas kesehatan, petugas piket juga disiapkan untuk menghadapi kondisi khusus. Ruang Aman Asap tersebut diharapkan menjadi bentuk kepedulian NasDem terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap, khususnya kelompok rentan.

“Yang paling penting masyarakat tidak dibiarkan menghadapi dampak asap sendirian. Kita ingin hadir memberikan pertolongan awal dan memastikan mereka yang membutuhkan penanganan lebih lanjut bisa segera mendapatkan pelayanan di rumah sakit,” tegasnya. (MARINI/H)