KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sejumlah kendaraan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) tampak mengantre di SPBU Patih Rumbih, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Jumat malam, 4 September 2026. Antrean tersebut berkaitan dengan penyaluran bantuan bahan bakar minyak (BBM) bagi unit pemadam relawan yang bersiaga menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bantuan BBM tersebut diberikan untuk mendukung operasional sembilan unit pemadam relawan Kabupaten Kapuas yang disiagakan dalam tanggap darurat karhutla di wilayah Kecamatan Selat. Setiap unit memperoleh bantuan BBM senilai Rp300 ribu yang disalurkan melalui SPBU Patih Rumbih.

Ketua BPK Seroja Indah, Syamsul Ifansyah, mengatakan bantuan tersebut berasal dari H. Rustam selaku pembina Balakarcana dan H. Arhensa. Masing-masing memberikan bantuan sebesar Rp150 ribu sehingga total bantuan yang diterima setiap unit pemadam mencapai Rp300 ribu.

“Ya, setiap pemadam mendapat Rp300 ribu,” kata Syamsul.

Sembilan unit yang menerima bantuan tersebut yakni BPK Seroja Indah, BPK Berkat Bersama, BPK Berkah Damai, BPK Firdaus, PMK Mahakam, BPK Barito 10, BPK Tirta Borneo, Unit Balakar 545, dan BPK Al Hidayah Anggrek 4.

Bantuan BBM itu digunakan untuk menunjang mobilitas kendaraan pemadam dalam menjalankan kesiapsiagaan dan penanganan karhutla. Dukungan bahan bakar menjadi salah satu kebutuhan operasional karena kendaraan pemadam harus siap bergerak ketika menerima laporan kebakaran di lapangan.

Sembilan unit pemadam relawan tersebut selanjutnya tetap disiagakan di wilayah Kecamatan Selat untuk merespons laporan karhutla. Penyaluran bantuan BBM menjadi dukungan operasional bagi para relawan yang terlibat dalam upaya pemadaman dan penanganan kebakaran lahan. (SABRIANOOR/H)