BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas menyiapkan pembangunan dua embung penampung air baku di kawasan Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2 Perumdam Tirta Pambelom, Jalan Pemuda, Kuala Kapuas. Pembangunan tersebut ditujukan untuk menjaga ketersediaan pasokan air bersih, khususnya saat memasuki musim kemarau.
Selain pembangunan embung, pemerintah daerah juga merencanakan penambahan dua unit mesin pengolahan air di Perumdam Tirta Pambelom Kapuas. Langkah ini disiapkan untuk memperkuat sarana pengolahan air bersih di kawasan tersebut.
"Embung yang akan dibangun masing-masing memiliki panjang 100 meter, lebar 50 meter dan kedalaman 3 meter. Selain itu, kita juga akan menambah dua unit mesin untuk pengolahan air," ujar Bupati Kapuas, M. Wiyatno saat meninjau IPA 2 Perumdam Tirta Pambelom di Jalan Pemuda Kuala Kapuas, Jumat, 4 September 2026.
Fasilitas dua embung yang akan dibangun di lokasi tersebut dirancang untuk menopang sistem pengolahan air baku. Nantinya, fasilitas ini diproyeksikan memiliki kapasitas pengolahan air sebesar 2 x 100 liter per detik.
Menurut Wiyatno, pembangunan embung dan penambahan mesin merupakan langkah Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kapasitas pengolahan. Upaya ini dilakukan sekaligus untuk menjaga kesinambungan pasokan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Kapuas.
Embung tersebut nantinya berfungsi sebagai tempat penampungan air baku, sehingga ketersediaan air untuk kebutuhan pengolahan tetap dapat terjaga ketika debit air menurun akibat musim kemarau.
Sementara itu, tambahan dua unit mesin diharapkan mampu mendukung peningkatan kapasitas pengolahan air bersih.
Rangkaian pengerjaan fasilitas pendukung ini tidak langsung berjalan pada tahun ini. Pembangunan dua embung beserta penambahan mesin pengolahan air tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2027 mendatang. (SABRIANOOR/H)









