JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Pasangan ganda putra muda Indonesia Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp melaju ke final seri keempat ITF World Tennis Tour M15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026 setelah mengalahkan pasangan unggulan keempat Sebastian Grundtvic Jorgensen/Ryotaro Taguchi, Jumat.

Rafalentino/Ethan yang tampil tanpa status unggulan menundukkan pasangan Denmark/Jepang itu dua set langsung 6-4, 6-4 dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam enam menit di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali.

"Kemenangan hari ini menjadi kado terbaik bagi kompatriot saya yang tengah merayakan ulang tahunnya yang ke-17. Ini juga menjadi rekor tersendiri bagi kami selama bermain ganda karena berhasil mencapai final," kata Rafalentino Ali Da Costa dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Duo petenis berusia 16 tahun itu mengatakan fokus dan tidak lengah pada setiap gim menjadi salah satu faktor penting yang membawa mereka melewati pertandingan semifinal.

Rafalentino tampil tenang dengan mengandalkan pukulan forehand dan backhand, sementara Ethan bermain efektif di depan net melalui cegatan voli.

Pada set pertama, pasangan Indonesia mampu menjaga konsistensi permainan hingga mengamankan kemenangan 6-4. Memasuki set kedua, Rafalentino/Ethan kembali tampil disiplin dan mampu mengatasi sejumlah poin penting untuk mengulang skor 6-4.

Ethan memuji penampilan rekannya yang dinilai mampu memberikan semangat sekaligus mengatur strategi dengan baik, terutama ketika memasuki poin-poin kritis.

"Menghadapi laga final besok, saya akan bermain tanpa beban seperti biasa, tetapi tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil terbaik," ujar Ethan.

Pada partai final yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (5/9), Rafalentino/Ethan akan menghadapi pasangan unggulan kedua Alexander Chang/Pablo Perez Ramos.

Pasangan Amerika Serikat/Spanyol itu memastikan tempat di final setelah mengalahkan wakil India Shanker Heisnam/Karan Singh dengan skor 6-3, 6-4.

Sementara itu, Indonesia gagal menempatkan wakilnya di semifinal sektor tunggal putra setelah Nathan Barki tersingkir dari petenis India Karan Singh.

Nathan harus mengakui keunggulan unggulan keempat tersebut dengan skor 1-6, 4-6 dalam pertandingan selama satu jam 16 menit.

Pada set pertama, Nathan berada di bawah tekanan Karan yang tampil solid dan konsisten sehingga petenis berusia 21 tahun itu hanya mampu mengamankan satu gim.

Berusaha bangkit pada set kedua, Nathan meningkatkan tempo permainan melalui pola servis dan voli. Namun, strategi tersebut belum mampu meruntuhkan ketangguhan Karan yang berusia 23 tahun.

Selanjutnya pada babak semifinal, Karan akan menghadapi petenis Jepang Ryotaro Taguchi, yang melaju ke empat besar setelah mengalahkan Hayden Jones melalui pertarungan tiga set 6-0, 5-7, 7-5.

ANTARA