BORNEONEWS, Palangka Raya – Kondisi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang terjadi di sekitar kawasan SMA Katolik atau SMAK Palangka Raya menjadi perhatian Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Sigit K Yunianto.
Sigit turun langsung membagikan masker kepada siswa-siswi SMAK sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan pelajar yang harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang dipengaruhi asap karhutla.
Menurut Sigit, keselamatan dan kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas ketika lingkungan sekolah berada di tengah kepungan api dan asap.
“Anak-anak ini harus kita lindungi. Mereka adalah generasi penerus, jangan sampai kesehatan mereka terganggu karena asap,” kata Sigit kepada Borneonews pada Sabtu, 5 September 2026.
Ia mengatakan, masker memang bukan solusi untuk mengatasi karhutla. Namun, penggunaan masker dapat menjadi salah satu langkah perlindungan bagi masyarakat, khususnya pelajar, ketika kualitas udara memburuk.
Sigit juga mengingatkan agar aktivitas siswa di luar ruangan disesuaikan dengan kondisi udara. Apabila asap semakin pekat, langkah antisipasi perlu segera dilakukan untuk mencegah dampak terhadap kesehatan.
“Kita berharap kondisi ini segera berakhir. Yang penting sekarang bagaimana anak-anak tetap aman dan kegiatan pendidikan bisa berjalan dengan memperhatikan kondisi kesehatan,” katanya.
Karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Palangka Raya dalam beberapa waktu terakhir tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
Sekolah menjadi salah satu lokasi yang perlu mendapat perhatian karena setiap hari menjadi tempat berkumpulnya anak-anak dalam jumlah banyak.
Pembagian masker kepada siswa SMAK tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko paparan asap selama kondisi karhutla masih berlangsung. (TESTI PRISCILLA/H)









