BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya terus mengembangkan inovasi pelayanan administrasi kependudukan melalui layanan ANAK ITAH atau Layanan Akta Kelahiran Prioritas.
Kepala Disdukcapil Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan, mengatakan ANAK ITAH memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus Akta Kelahiran, perubahan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA) bagi bayi yang baru lahir, hingga penerbitan Akta Kematian.
“Melalui ANAK ITAH, masyarakat mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih mudah dan terintegrasi, baik untuk peristiwa kelahiran maupun kematian,” kata Alman, Minggu, 6 September 2026.
Salah satu keunggulan ANAK ITAH adalah integrasinya dengan SIDOI (Sistem Informasi Dukcapil Oloh Itah). Integrasi tersebut memungkinkan proses pengajuan dan pengolahan dokumen kependudukan dilakukan dalam satu rangkaian pelayanan, sehingga masyarakat tidak perlu mengurus dokumen secara terpisah.
Untuk layanan kelahiran, ANAK ITAH didukung kerja sama Disdukcapil Kota Palangka Raya dengan sejumlah fasilitas kesehatan. Saat ini terdapat delapan rumah sakit yang mendukung layanan tersebut, yakni RSUD Palangka Raya, RS Bhayangkara, RS Permata Hati, RSIA Yasmin, Primaya Hospital Betang Pambelum, RSI PKU Muhammadiyah, RSU dr. Doris Sylvanus dan RS Siloam.
“Ketika seorang ibu melahirkan di rumah sakit yang telah bekerja sama, proses pengurusan dokumen kependudukan bagi bayi dapat difasilitasi melalui mekanisme ANAK ITAH,” jelasnya.
Alman menegaskan layanan tersebut diberikan secara gratis dan menjadi bagian dari upaya pemerintah mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Selain dokumen kelahiran, ANAK ITAH juga mempermudah penerbitan Akta Kematian untuk memastikan setiap peristiwa kependudukan tercatat secara resmi.
Hingga Juli 2026, layanan ANAK ITAH telah menghasilkan 509 dokumen kependudukan yang mencakup layanan administrasi kelahiran maupun kematian. Capaian tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara Disdukcapil dan fasilitas kesehatan memberikan manfaat nyata dalam mempercepat serta mempermudah pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui ANAK ITAH, kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, praktis, cepat dan terintegrasi. Dokumen kependudukan bukan hanya sekadar administrasi, tetapi merupakan bagian penting dari pemenuhan hak setiap warga negara,” tegas Alman. (MARINI/j)









