JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – PP Perbasi resmi mengumumkan 12 pemain yang akan memperkuat Timnas Basket Putra Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.

Dua pemain naturalisasi, Lester Prosper dan Anthony Beane, masuk dalam skuad akhir bersama sejumlah pemain berpengalaman seperti Derrick Michael, Andakara Prastawa, Vincent Kosasih dan Yudha Saputera yang dipercaya sebagai kapten tim.

Ketua Umum PP Perbasi Budisatrio Djiwandono optimistis komposisi pemain yang dipilih mampu memberikan penampilan terbaik bagi Indonesia.

“Kami melihat bahwa dengan dikumpulkannya putra-putra terbaik untuk ajang Asian Games ini, saya rasa kita bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” kata Budisatrio dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu, 6 September 2026.

Selain Prosper, Beane, Derrick, Prastawa, Vincent dan Yudha, skuad Indonesia dihuni Dame Diagne, Abraham Grahita, Ali Bagir, Hendrick Yonga, Pandu Wiguna serta Fhirdan Guntara.

Fhirdan menjadi satu-satunya pemain yang menjalani debut bersama Timnas Basket Putra pada tahun ini.

Indonesia akan menghadapi tantangan berat pada fase grup karena berada satu grup dengan tuan rumah Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi.

Menurut Budisatrio, perpaduan pemain berpengalaman dan pemain muda diharapkan menjadi modal menghadapi kekuatan basket Asia tersebut.

“Kita tahu bahwa perjuangan ini tidak mudah dan tim-tim yang akan mereka hadapi adalah tim-tim hebat dari Asia. Namun, saya yakin dengan pengalaman yang ada, beberapa atlet sudah memiliki pengalaman yang cukup panjang, dan diperkuat dengan bibit-bibit muda, saya rasa ini merupakan kombinasi yang baik untuk menghadapi tim-tim tersebut,” ujarnya.

Timnas Basket Putra Indonesia sebelumnya belum mendapatkan tempat untuk berlaga di Asian Games 2026. Namun, adanya slot yang kemudian terbuka membuat Indonesia memperoleh kesempatan mengikuti kompetisi.

“Kita ketahui bersama, tadinya timnas putra belum terkualifikasi untuk Asian Games. Namun, karena kemarin ada slot yang terbuka, akhirnya Indonesia bisa berkompetisi,” kata Budisatrio.

Ia berharap para pemain mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan hasil maksimal.

“Kami juga menitipkan kepada pelatih dan para atlet untuk memberikan yang terbaik. Kami ingin mereka berkompetisi sebagus-bagusnya. Kita doakan mereka bisa memberikan hasil yang terbaik,” lanjutnya.

Dalam skuad akhir tidak terdapat nama Brandon Jawato yang terkendala kebugaran. Sementara Reza Guntara, Kelvin Sanjaya dan Antoni Erga tidak lolos dalam tahap akhir pemilihan pemain.

Indonesia juga tidak diperkuat Marques Bolden. Pemain Levanga Hokkaido tersebut tidak mendapat izin dari klubnya untuk tampil di Asian Games 2026.

Managing Director Badan Tim Nasional PP Perbasi Jeremy Imanuel Santoso menjelaskan Asian Games tidak termasuk kalender kompetisi FIBA sehingga klub tidak memiliki kewajiban melepas pemain.

“Jadi, setelah Perbasi melakukan komunikasi dan beberapa kali bolak-balik dengan klub, atletnya sebenarnya siap 100 persen. Namun, kebetulan jadwal Asian Games selesai empat hari sebelum jadwal Liga Jepang. Asian Games juga bukan bagian dari kalender kompetisi FIBA, sehingga klub tidak diwajibkan untuk melepas pemain,” ujar Jeremy.

Sebaliknya, Derrick Michael mendapatkan izin dari klub Jepang, Saga Ballooners, untuk membela Indonesia.

“Derrick akan menjadi satu-satunya Asian import yang bermain di Asian Games,” kata Jeremy.

Timnas Basket Putra Indonesia akan ditangani pelatih kepala David Singleton dengan didampingi Andri Malay dan Ismael sebagai asisten pelatih.

Indonesia dijadwalkan membuka pertandingan menghadapi Jepang pada 10 September, dilanjutkan melawan Korea Selatan pada 11 September dan Arab Saudi pada 13 September 2026.

Berikut daftar 12 pemain Timnas Basket Putra Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026:

  1. Derrick Michael
  2. Abraham Grahita
  3. Ali Bagir
  4. Andakara Prastawa
  5. Yudha Saputera (kapten)
  6. Vincent Kosasih
  7. Hendrick Yonga
  8. Lester Prosper
  9. Dame Diagne
  10. Pandu Wiguna
  11. Fhirdan Guntara
  12. Anthony Beane

Ofisial tim:

  1. David Singleton - Pelatih Kepala
  2. Andri Malay - Asisten Pelatih
  3. Ismael - Asisten Pelatih

ANTARA